Pesona Istana Maimun / Maimoon Kota Medan Sumatera Utara

Pesona Istana Maimun / Maimoon Kota Medan Sumatera Utara

Agustus 3, 2018 0 By admin

Istana Maimun dulu ditulis maimoon merupakan istana Sultan deli yang menjadi objek wisata budaya yang terkenal di kota Medan. Anda dapat dengan mudah mengunjunginya karena berada di dekat pusat kota Medan, tepatnya di Jalan Brigjend. Katamso. untuk mencapainya, anda tinggal pilih naik angkutan umum, taksi, atau kendaraan khas kota ini bentor ( becak motor ).

Dibangun pada masa Sultan Kerajaan Deli, Sultan Maimun Al Rasyid Perkasa Alamsyah, bangunan dua lantai ini berdiri di atas tanah seluas 2.772m. Terdiri atas tiga bagian yaitu bangunan induk, sayap kiri, dan sayap kanan, dengan 30 kamar. Banyak sekali, bukan ? Pembangunannya saja menghabiskan dana sekitar satu juta gulden Belanda pada tahun 1888.

Bentuk Istana Maimun dirancang sangat indah, dengan pengaruh arsitektur Eropa dan Timur Tengah. Bahkan, sebagian material bangunan didatangkan khusus dari Eropa, seperti ubin marmer dan teraso. Saat memasuki ruang tamu ( balairung) istana, ada singgasana kuning dengan lampu kristal sebagai penerangannya. Ini juga yang menjadi salah satu bukti autentik bahwa pengaruh Eropa sangat kuat.

Begitu pula dengan perabotan istana, misalnya kursi, lemari, hingga pintu dorong menuju balairung. Ruangan ini digunakan untuk acara penobatan Sultan Deli atau acara adat lainnya. Sekarang, ruang tamu ini digunakan sebagai tempat Sultan sembah bakti dari para pengikut dan para kerabat sultan pada hari raya agama islam. Tak heran, jika ruangan ini termasuk yang terluas di Istana Maimun, yaitu 412 m.

Arsitektur gaya Belanda tampak pada pintu serta jendela yang lebar dan tinggi di seluruh bagian bangunan. Pengaruh Timur Tengah terlihat pada lengkungan persia yang berbentuk perahu terbalik, seperti yang banyak dijumpai di kawasan Timur Tengah, Turki, dan India. Arsitek yang mendesain istana memang didatangkan langsung dari benua biru , Italia. Namun, bangunan ini tidak meninggalkan ornamen lokal. Bangunan khas karo ada di luar ruangan, sesuai dengan asal usul Sultan Dedli 1 yang menikahi putri Kerajaan Sunggal.

Informasi tambahan

  • Waktu kunjungan : pukul 08.00 – 18.00
  • Harga tiket masuk : Rp. 5.000 per orang ( dewasa ) dan Rp. 3000 per orang ( anak – anak )
  • Suvernir : buku Sejarah Sultan Maimun